Sejarah Singkat

SEJARAH

Institut Pertanian Bogor (nama bahasa Inggris: IPB University, sebelumnya Bogor Agricultural University) adalah sebuah perguruan tinggi pertanian negeri yang berkedudukan di Bogor. Sejarah Kelahiran IPB dibentuk dari 2 fakultas di Universitas Indonesia (UI), yaitu Fakultas Pertanian (FP-UI) dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH-UI) (Manuwoto dan Somadikarta 2013). Sejarah pembentukan kedua fakultas tersebut antara lain:

  • 1940 - Pembentukan Faculteit van Landbouwwetenschap (Fakultas Ilmu Pertanian) di Bogor
  • 1945 - Pembentukan Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia (BPTRI)
  • 1946 - Nood Universiteit, Universitas Darurat (5 Fakultas: Kedokteran, Hukum, Sastra & Filsafat, 1 Pertanian, Teknik)
  • 1946 - Sekolah Dokter Hewan di Bogor naik status menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan
  • 1947 - Nood Universiteit berubah nama menjadi Universiteit van Indonesië yang terdiri atas 8 fakultas (Fakultas Teknik di Bandung; Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat di Jakarta; Fakultas Kedokteran di Jakarta; Fakultas Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam di Bandung; Fakultas Ilmu Pengetahuan Pertanian di Bogor; Fakultas Kedokteran Hewan di Bogor; Fakultas Ilmu Ekonomi di Makassar; Fakultas Kedokteran di Surabaya)
  • 1949 - Penyerahan Universiteit van Indonesië dari Pemerintah Belanda kepada Pemerintah Indonesia
  • 1950 - Universiteit van Indonesië digabungkan dengan Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia Serikat menjadi Universitas Indonesia

Penyelenggaraan pendidikan tinggi pada awal tahun 1950 mengacu pada sistem dan peraturan yang berlaku di negeri Belanda, termasuk Pendidikan Insinyur Pertanian dan Dokter Hewan yang merupakan bagian dari UI. Anggota Senat Fakultas dan Ketua Fakultas berkebangsaan Belanda, demikian juga sebagian besar guru besarnya. Kegiatan pendidikan diselenggarakan oleh setiap guru besar dalam unit kerja secara independen.

Hal fenomenal adalah pidato Presiden Republik Indonesia pertama Ir. Soekarno pada peletakan batu pertama pembangunan gedung FP-UI di Kampus Baranangsiang 27 April 1952. Pidato yang bergelora itu menyatakan betapa pentingnya pendidikan pertanian karena menyangkut “soal hidup atau mati” bangsa Indonesia.

Pada 1 September tahun 1963 lahir lembaga pendidikan tinggi pertanian yang dikenal dengan nama Institut Pertanian Bogor (IPB).

Rektor IPB untuk periode 2017-2022 adalah Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si.

Berdasarkan hasil keputusan rapat pleno Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tanggal 7 November 2017, BAN-PT memutuskan bahwa Institut Pertanian Bogor (IPB) memperoleh status terakreditasi dengan peringkat A (sangat baik). (IBA)

 

Sumber Bacaan:

*Manuwoto S, Somadikarta S. 2013. Sejarah Kelahiran Institut Pertanian Bogor. Bogor: IPB Press.