Perdana: Orasi Ilmiah Guru Besar IPB secara Hybrid

    Dibaca 62 kali

DRAMAGA-Dimasa pandemi COVID-19 ini pertama kali Institut Pertanian Bogor kembali mengadakan Orasi Ilmiah Dewan Guru Besar yang dilakukan secara Hybrid yang diikuti undangan baik secara daring maupun luring pada Sabtu, 12 September 2020. Acara dibuka oleh Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. dan sambutan oleh Plt.Ketua Dewan Guru Besar Prof. Dr. Ir. Evy Damayanthi, M.S. (12/9)

Undangan yang hadir secara luring tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan/atau face shield, tetap menjaga jarak aman serta diikuti dengan jumlah orang yang terbatas di Gedung Graha Widya Wisuda IPB.

Tanpa mengurangi kekhidmatan dan kesakralan prosesi orasi ilmiah turut hadir secara daring beberapa guru besar dari universitas lain, "Ucapan selamat datang dan terima kasih juga disampaikan atas kehadiran secara daring para Ketua dan Sekretaris Dewan Guru Besar/ Forum Guru Besar/ Dewan Profesor dari 10 PTNBH yang tergabung dalam Majelis Dewan Guru Besar PTNBH" ucap Rektor IPB (12/09).

Orasi Hybrid ini disampaikan orasi dari Tiga Guru Besar Tetap yang berasal dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Teknologi Pertanian serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Guru Besar pertama dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Prof. Dr. Ir. Gondo Puspito, M.Sc. menyampaikan Orasi Ilmiah Guru Besar dengan judul “Kaji Ulang Pelarangan Alat Penangkapan Ikan untuk Mewujudkan Perikanan Tangkap Berkelanjutan”.

Orasi ilmiah kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Hanifah Nuryani Lioe, M.Si. dari Fakultas Teknologi Pertanian dengan judul “Instrumen Non-Konvensional untuk Memenuhi Tantangan Studi Eksplorasi Bidang Kimia Rasa dan Studi Senyawa Target dalam Bidang Keamanan Pangan dan pangan Fungsional”

Ketiga, orasi ilmiah berjudul “Penerapan Teknik Biologi Molekuler dan Prinsip Biosafety dalam Deteksi dan Karakterisasi Virus Penyebab Penyakit pada Manusia” disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. I Made Artika, M.App.S. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Setelah menyampaikan orasil ilmiah ketiga Guru Besar Plt. Ketua DGB IPB memberikan medali sebagai Tanda Penghargaan Satya Lencana Sujana Utama.

(Fitri Amalia Rizki)