Dewan Guru Besar IPB

Pengawet Kayu Ramah Lingkungan Karya Guru Besar IPB

 
 
 

Kebutuhan kayu bulat untuk industri perkayuan Indonesia pada tahun 2013 mencapai sekitar 40 juta meter kubik yang dipenuhi sekitar 60 persen dari hutan tanaman. Kayu dari hutan tanaman umumnya lebih rentan diserang rayap tanah. Menurut pakar rayap Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof.Dr. Dodi Nandika (http://bit.ly/1InzK5c) kerugian ekonomis akibat serangan rayap pada bangunan rumah dan non rumah di Indonesia pada tahun 2015 bisa mencapai 10 triliun rupiah. Oleh karena itu, perlu usaha meningkatkan ketahanan kayu terhadap serangan bio-deteriorasi, khususnya rayap.

Read the full story

Guru Besar IPB kembangkan Mesin Canggih untuk Rontgen Tanah

 
 
 

Tahun 1980-an, selama lima tahun Institut Pertanian Bogor (IPB) mendapat tugas untuk mengkaji metoda pembukaan dan penyiapan lahan di Sumatera Selatan. Sebelumnya lahan tersebut merupakan lahan alang-alang. Untuk ini telah diujicobakan berbagai metoda penyiapan lahan. Pengalaman tersebut memperkuat pendapat bahwa penyiapan lahan (pengolahan lahan) sangatlah penting tidak hanya untuk lahan bermasalah seperti alang-alang tetapi juga untuk lahan produktif. Analisis lebih lanjut dari struktur tanah dinyatakan dalam agregat, stabilitas agregat dan ruang pori yang semuanya dapat berubah oleh tindakan pengolahan tanah dan cropping system.

Read the full story

Kedelai dan Kentang Unggul Warisan Guru Besar IPB

 
 
 

Guru Besar Tetap Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor (FMIPA IPB), Prof Dr Ir Suharsono, DEA akan melakukan Orasi Ilmiah pada Sabtu (28/2) dengan judul “Modifikasi Genetik Tanaman untuk Meningkatkan Produksi Pertanian”.

Read the full story

Twitter

Twitter Updates

Login Form

Anda disini: Beranda Berita Berita Terkini