Dewan Guru Besar IPB

Prof. Dr. Ir. Tien R. Muchtadi, MS

tien_r_mushtadiProf. Dr. Ir. Tien R. Muchtadi, MS lahir di Bogor (1948), adalah Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan pada Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Setelah memperoleh gelar kesarjanaan (Ir.) dalam bidang Teknologi Hasil Pertanian dari Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian, IPB (1975), kemudian melanjutkan studinya untuk mendapatkan gelar Magister Sains (M.S) dalam bidang Ilmu Pangan pada Program Pascasarjana, IPB (1980), dan Doktor (Dr.) dalam bidang Ilmu dan Teknologi Pangan pada Program Pascasarjana, IPB (1992). Internship yang telah diikuti antara lain: Fisiologie Alimentaire et Fisiologie de La Nutrition di Universite Science et Technique du Languedoc Roussillion, Montpellier, Perancis (1980 s.d. 1983) dan Supercritical Fluid Extraction, di Cornell University, Ithaca, New York State, USA (1989).

Selama berkecimpung dalam dunia pendidikan, pejabat publik, dan industri, berbagai jabatan telah diemban, antara lain: Dosen di Fakultas Teknologi Pertanian, IPB (1976-sekarang); Sekretaris Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fateta, IPB (1985-1988); Tenaga Profesional di Laboratorium Rekayasa Proses Pangan Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi (1987-sekarang); Kepala Laboratorium/Bagian Rekayasa Proses Pangan, Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB (1992-sekarang); Asisten Direktur Program PAU Pangan dan Gizi (1992-1994); Ketua Komisi Pendidikan Jurusan TPG (1993-1997); Asisten Direktur Program Center for Food and Nutrition Study, IPB (1994-1996); Staf Ahli Menteri Negara Pangan dan Hortikultura, RI, Bidang Teknologi Pangan (1998-1999); Ketua Tim Seleksi Proposal Penelitian Hibah Bersaing V, VI, VII, VIII, IX, X bagi Dosen Seluruh Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, DP3M-DIKTI Depdikbud (1996-1999); Tim Pembina Metodologi Penelitian bagi Peneliti Dosen Muda Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, DP3M-DIKTI Depdikbud (1996-1999); Tim Monitoring Penelitian Doktor Baru (The Young Academic) Seluruh Indonesia, URGE, DIKTI, Depdikbud (1999); Tim Seleksi Proposal Penelitian P2 UBER HAKI dan Percepatan Perolehan Paten Bagi Peneliti Dosen Seluruh Perguruan Tinggi Indonesia, DP3M-DIKTI Depdikbud (1998-2000); Tim Seleksi Proposal Penelitian Collaboration Research, URGE, DIKTI, Depdikbud (2000); Delegasi RI untuk Codex Alimentarius Commision di Roma (1999); Delegasi RI untuk Codex Alimentarius Commision (Region Asia) di Chiang Mai (1999); Ketua Tim Delegasi RI untuk Codex Alimentarius Commision Meeting for Food Hygiene di Washington DC (1999); Delegasi RI untuk Codex Alimentarius Commision Meeting for Food Labelling di Ottawa, Canada (2000); Anggota Panitia Nasional Codex Control Point Indonesia, Badan Standarisasi Nasional (1999-2000); Anggota Tim Khusus Standarisasi Mie Instant Codex, Badan Standarisasi Nasional (2000); Ketua Tim CPO-Codex, Badan Standarisasi Nasional (2000); Senior Technical Expert untuk ISO-9002 di PT. Kema Consultant (1998-2004); Ketua Tim Delegasi RI untuk Codex Alimentarius Commission, Oil & Fat di London (2003); Staf Ahli Menteri Negara Riset dan Teknologi, Bidang Pangan (2001-2003); Deputi Bidang Sistem Iptek Nasional Kementerian Riset dan Teknologi (2003-2008); Wakil Ketua Komisi Bioetika Nasional (2004-sekarang), Ketua Umum MAKSI (2009-sekarang).

Di samping itu, berbagai penghargaan telah berhasil diperoleh, antara lain: The Best Award sebagai Mitra Karya Bhakti Pertiwi dalam Supremasi Penghargaan Tertinggi Bagi Tokoh Nasional Berprestasi Nyata dalam Menunjang PJP II (1996); Peneliti Terbaik dalam Pemaparan Penelitian Hibah Bersaing, dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (1999); Satya Lencana Karya Satya XX Tahun dari Presiden RI (1999); Parama Boga Nugraha dari Menteri Pangan dan Hortikultura (1999); dan Bintang jasa Pratama dari Presiden RI (2005). Ia juga merupakan pemegang hak paten untuk proses pencegahan penurunan Beta Karoten pada minyak sawit (Patent No. ID. 0 002 269).

Sebagai seorang Guru Besar, ia juga aktif melakukan pembimbingan mahasiswa dari berbagai jenjang dan hingga saat ini telah meluluskan sarjana S-1 (205 orang), S-2 (18 orang, dan S-3 (13 orang). Hingga saat ini lebih dari 150 judul karya ilmiah yang telah berhasil dipublikasikan dalam bentuk buku, monograf, bahan pengajaran, petunjuk laboratorium, maupun karya ilmiah hasil penelitian. Dengan pengalaman profesionalnya, ia juga dipercaya sebagai pembicara dalam berbagai seminar di tingkat nasional serta konsultan bagi industri dan pemerintah. Selama karir profesionalnya, aktif dalam berbagai organisasi profesi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis yang punya hobby olahraga renang, musik dan membaca ini menikah dengan Prof. Dr. Ir. Deddy Muchtadi, M.S., serta dikaruniai dua orang anak, yakni Ir. Indra Muchtadi (menikah dengan Tatik Widyawati), Dr. Intan Detiena Muchtadi, S.Si., M.Si. (menikah dengan Andry Alamsyah), dan hingga saat ini dikaruniai 4 orang cucu, yakni Bobby Aninditya Muchtadi, Nadya Anindita Muchtadi, Sandra Samara Alamsyah dan Marita Almira Sarah Alamsyah.