Rapat Komisi D Dewan Guru Besar IPB
Rapat Komisi D Dewan Guru Besar IPB
Rapat Komisi D Dewan Guru Besar IPB telah dilaksanakan pada 4 Februari pukul 12.30–15.00 WIB bertempat di Ruang Sidang Senat Akademik AHN Lantai 6 IPB University. Rapat diawali dengan sambutan Ketua DGB yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris DGB, Prof. Dr. Agus Setiadi. Dalam sambutannya disampaikan arah strategis Komisi D periode 2026–2030 yang kini mengemban mandat baru dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengembangan masyarakat dan kolaborasi global. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi D Prof. Dr. Asep Gunawan didampingi Sekretaris Komisi D Prof. Dr. Yeni Herdiyeni, serta dihadiri sekitar 35 Guru Besar. Setelah pemaparan program kerja oleh Ketua Komisi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi aktif bersama seluruh anggota untuk memberikan tanggapan, penyempurnaan, dan usulan strategis bagi program Komisi D tahun 2026. Suasana rapat berlangsung penuh kekeluargaan, namun tetap serius dan progresif dengan berbagai gagasan konstruktif dari para Guru Besar yang hadir.
Secara substantif, rapat mengerucut pada tema besar model implementasi Tridharma berbasis wilayah dan komunitas, dengan penekanan pada hilirisasi riset serta dampak nyata inovasi IPB bagi masyarakat. Berbagai usulan program mencakup penguatan model pemberdayaan masyarakat sekitar kampus yang komprehensif dan berbasis bukti, yang selanjutnya dapat direplikasi pada skala nasional. Selain itu, dirumuskan pentingnya penyusunan model kolaborasi global yang efektif dalam bentuk Program Aksi Holistik (PAH), berdasarkan praktik terbaik kolaborasi internasional yang mampu menghasilkan output berkualitas serta meningkatkan reputasi IPB di tingkat global, khususnya dalam mengokohkan peran sebagai leader Global South. Program-program prioritas yang diusulkan meliputi pendampingan dan penguatan SDM masyarakat, hilirisasi inovasi dan kemitraan strategis, pengembangan desa binaan berbasis keunggulan wilayah, tata kelola kolaboratif, hingga orientasi ekologi dan keberlanjutan. Melalui sinergi gagasan tersebut, Komisi D DGB IPB diharapkan mampu menjadi penghubung strategis antara akademik dan masyarakat serta mendorong terwujudnya inovasi berdampak luas dan berkelanjutan.







